Teks Prosedur
Teks
Prosedur
A. Pengertian Teks
Prosedur
Pengertian dari teks
prosedur ialah teks yang berisi langkah-langkah secara panjang dan berjenjang
untuk mencapai tujuan dengan menggunakan penjelasan atau keterangan.
Langkah-langkah yang terdapat dalam teks tersebut bahkan sering disertai pula
dengan sublangkah sehingga terlihat sangat kompleks.
B. Struktur Teks Prosedur
- Judul
- Tujuan
- Langkah-langkah (untuk jenis cara melakukan) atau
Bahan dan Alat (untuk jenis cara membuat)
- Penutup
Menganalisis Struktur dan Kebahasaan Teks Prosedur
Contoh Teks Prosedur
Kiat Berwawancara Kerja
Bagi perusahaan, wawancara merupakan
kesempatan untuk menggali kualifkasi calon pegawai secara lebih mendalam,
melihat kecocokannya dengan posisi yang ditawarkan, kebutuhan dan sifat erusahaan.
Wawancara pun menjadi ajang tanya jawab antara pewawancara dengan calon.
Agar mudah dipahami oleh mitra bicara, kita harus berbicara dengan jelas.
Jaga agar kita tidak berbicara terlalu cepat atau lambat, atur juga suara agar
jelas terdengar. Suara yang terlalu pelan membuat kita terlihat kurang percaya
diri, sementara suara yang terlalu keras membuat kita terlihat agresif.
Penggunaan bahasa yang baik juga menjadi suatu keharusan.
Selain itu, perhatikan betul apa
yang disampaikan pewawancara agar kita dapat memerikan jawaban yang relevan.
Tak ada salahnya menanyakan kembali atau mencoba mengulangi pertanyaan yang
diajukan untuk memastikan bahwa pemahaman kita sudah benar. Namun, jangan
melakukannya terlalu sering karena justru akan membuat pewawancara
mempertanyakan daya tangkap kita.
Bahasa tubuh pun ikut memegang
peranan. Gerakan nonverbal seperti mengangguk atau sikap tubuh yang agak
condong ke depan menunjukkan bahwa kita tertarik pada apa yang disampaikan si
pewawancaraa. Pastikan pula kita menjaga kontak mata dengan pewawancara, karena
kontak mata penting dalam proses komunikasi, termasuk dalam wawancara
kerja.
Singkatnya, akan lebih baik jika
kita mampu menampilkan sikap yang antusias secara verbal maupun nonverbal. Oleh
karena itu, hindari bahasa tubuh yang dapat diartikan negatif, seperti
menggoyangkan kaki, mengetuk-ngetuk jari, atau menghindari kontak mata. Cara
berbicara yang percaya diri namun tidak terkesan sombong dapat menarik minat
pewawancara.
Pada saat berbicara, hindari uraian
yang panjang lebar dan berteletele. Cobalah mengemas kalimat secara singkat dan
terfokus, namun tetap menarik. Kita diharapkan mampu menunjukkan bahwa kita
adalah orang yang tepat untuk posisi yang ditawarkan. Ceritakanlah kemampuan
atau pengalaman yang relevan dengan posisi tersebut. Hindari mengkritik atasan
atau rekan kerja sebelumnya karena ini menunjukkan sikap yang tidak
professional.
Selama wawancara berlangsung,
jadilah diri sendiri. Ungkapan ini mungkin terdengar klise, namun jauh lebih
baik menjadi diri sendiri dan berbicara dengan jujur, daripada mencoba
mengatakan sesuatu yang menurut kita akan membuat pewawancara merasa terkesan.
Jangan melebih-lebihkan kualifkasi kita, apalagi mengelabui dengan memberikan
data yang tidak benar. Cepat atau lambat, pewawancara akan menemukan bahwa data
tersebut hanyalah karangan. Tunjukkan bahwa kita mampu mengenali diri kita
sendiri dengan tepat.
Pewawancara biasanya memberikan
kesempatan kepada kita untuk mengajukan pertanyaan di akhir wawancara.
Gunakanlah kesempatan ini secara elegan dengan cara menunjukkan rasa ingin tahu
kita tentang lingkup dan deskripsi tugas posisi yang dilamar, kesempatan
pengembangan diri, dan sebagainya. Ini wajar, karena bersikap pasif dan
menyerahkan segala sesuatu kepada pihak perusahaan tidak akan menambah nilai
kita di mata pewawancara.
Calon yang mau bertanya dalam porsi
yang tepat menunjukkan kesungguhan minatnya pada posisi yang ditawarkan dan
juga pada perusahaan. Di sesi ini biasanya muncul pula pembicaraan mengenai
gaji dan tunjangan. Pewawancara sangat menghargai kandidat yang mampu
menentukan nominal gaji yang ia harapkan, karena dianggap dapat melakukan
penilaian atas kemampuannya dan tugas-tugas yang akan dilakukan. Tentu saja
angkanya harus logis sambil tetap membuka kesempatan untuk negosiasi.
Dengan persiapan matang dan unjuk
diri yang baik saat wawancara, kita telah meninggalkan kesan yang layak untuk
dipertimbangan oleh perusahaan
(Sumber: “Unjuk Diri yang Baik dalam
Wawancara Kerja” dalam Kompas dengan pengubahan).
1.
Struktur
Teks Prosedur
Teks prosedur dibentuk oleh ungkapan tentang tujuan, langkah-langkah, dan
penegasan ulang.
a. Tujuan merupakan pengantar tentang
topik yang akan dijelaskan dalam teks. Pada contoh teks berjudul “Kiat
Berwawancara Kerja”, pendahuluan yang dimaksud berupa pengertian wawancara dan
manfaat bagi suatu perusahaan (paragraf 1).
b.
Langkah-langkah
berupa perincian petunjuk yang disarankan kepada pembaca terkait dengan topik
yang ditentukan (paragraf 2-9)
c.
Penegasan
ulang berupa harapan ataupun manfaat apabila petunjukpetunjuk itu dijalankan
dengan baik (paragraf 10)
2.
Unsur
Kebahasaan Teks Prosedur
a. Banyak menggunakan kata-kata kerja
perintah (imperatif). Kata kerja imperatif dibentuk oleh akhiran –kan,
-i, dan partikel –lah.
|
Bentuk
dasar
|
Imbuhan/Partikel
|
Bentukan
Kata
|
|
perhati
|
-kan
|
perhatikan
|
|
pasti
|
-kan
|
pastikan
|
|
tunjuk
|
-kan
|
tunjukkan
|
|
cerita
|
-kan
|
ceritakan
|
|
hindar
|
-i
|
hindari
|
|
jadi
|
-lah
|
jadilah
|
b. Banyak menggunakan kata-kata teknis
yang berkaitan dengan topikyang dibahasnya. Apabila teks tersebut berkenaan
dengan masalah komunikasi, akan digunakan istilah-istilah komunikasi pula,
misalnya tanya jawab, kontak mata, pewawancara, verbal, nonverbal,
bahasa tubuh, dan negosiasi.
c.
Banyak menggunakan konjungsi dan partikel yang
bermakna penambahan, seperti selain itu, pun, kemudian, selanjutnya,
oleh karena itu, lalu, setelah itu, dan di samping itu.
d.
Banyak
menggunakan pernyataan persuasif. Berikut adalah contoh kalimatnya.
e.
Penggunaan
bahasa yang baik juga menjadi keharusan.
f.
Singkatnya,
akan lebih baik bila kita mampu menampilkan sikap yang antusias, verbal, maupun
nonverbal
g. Apabila prosedur itu berupa resep
dan petunjuk penggunaan alat, akan digunakan gambaran terperinci tentang benda
dan alat yang dipakai, termasuk ukuran, jumlah, dan warna.


.png)
Komentar
Posting Komentar