Latihan Soal UTBK (XII IPS 1 dan 2 )

Assalamualikum wr. wb

Apa kabar anak - anakku? semoga kalian dalam keadaan sehat dan selalu menjaga kerbesihan yaa....
Selamat untuk anak - anak ibu yang Allhamdulillah di terima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNMPTN, bagi yang belum terima janga patah semangat, InsyaAllah ada rezeki melalui jalur SBMPTN. berikut ini ibu akan memberikan latihan SOal UTBK SBMPTN Bahasa Indonesia... Selamat mengerjakann...

Latihan Soal 1 


Perhatikan teks berikut.

(1) Apakah radiasi ponsel memengaruhi kesehatan masih menjadi perdebatan panjang. (2) Pada tahun 2011, WHO mengumumkan bahwa hal tersebut mungkin saja memberikan efek karsinogenik yang memungkinkan terjadinya kanker, tetapi tidak dengan kepastian. (3) Hasil studi mengatakan bahwa sinyal ponsel tidak cukup kuat untuk mengubah struktur atom pada tubuh, sehingga tidak memiliki risiko serius. (4) Studi lain mengatakan kalau membawa ponsel ketika tidur akan mengganggu pola tidur. (5) Dewasa ini sebagian besar orang tidur bersebelahan dengan ponsel. (6) Survei terakhir di Amerika menunjukkan bahwa 71% pemilik ponsel membawanya tidur, sedangkan 3% masih menggenggamnya.
(8) Ada beberapa argumen mengapa membawa ponsel saat tidur kurang baik. (9) Salah satu diantaranya adalah membuat hormon melatonin, yang seharusnya diproduksi tubuh supaya mengantuk, menjadi tertekan. (10) Orang yang membaca ponsel sebelum tidur membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantuk. (11) Hal itu disebabkan cahaya layar ponsel memancarkan gelombang cahaya biru yang menstimulasi otak dan jam tubuh, yang seolah-olah membuat situasi sekitar masih siang sehingga mengaktifkan hormon kortisol untuk tetap terjaga. 
Diadaptasi dari: http://inet.detik.com/

Apa gagasan utama paragraf pertama?
  1. Ponsel yang dibawa tidur akan mengganggu pola tidur.
  2. Radiasi ponsel memungkinkan menjadi penyebab kanker.
  3. Sinyal ponsel tidak mengubah struktur atom pada tubuh.
  4. Radiasi ponsel memengaruhi kesehatan manusia.
  5. Radiasi ponsel menghasilkan efek karsinogenik penyebab kanker.

Latihan Soal 2
Perhatikan teks berikut.
 (1) Penyakit stroke adalah gangguan fungsi otak akibat aliran darah ke otak mengalami gangguan. (2) Akibatnya, nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan otak tidak terpenuhi dengan baik. (3) Penyebab stroke ada dua macam, yaitu adanya sumbatan di pembuluh darah dan adanya pembuluh darah yang pecah.
 (4) Umumnya stroke diderita oleh orang tua karena proses penuaan yang menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit serta lemak yang menyumbat pembuluh darah. (5) Pada beberapa kasus terakhir menunjukkan peningkatan kasus stroke yang terjadi pada usia remaja dan usia produktif (15-40 tahun). (6) Pada golongan ini, penyebab utama stroke adalah stres, faktor keturunan, dan gaya hidup yang tidak sehat, seperti penyalahgunaan narkoba dan alkohol. 
(7) Pada beberapa kasus stroke usia remaja, faktor keturunan merupakan penyebab utama terjadinya stroke. (8) Sering ditemukan kasus stroke yang disebabkan oleh pembuluh darah yang mudah pecah atau kelainan sistem darah, seperti penyakit hemofilia dan thalassemia yang diturunkan oleh orang tua penderita. (9) Jika ayah atau ibu menderita diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung, kemungkinan anak terkena stroke menjadi lebih besar.

Diadaptasi dari: http://rsudleuwillang.bogorkab.go.id/

Apa simpulan teks tersebut?
  1. Penyakit stroke kebanyakan dialami oleh orang lanjut usia.
  2. Penyakit stroke disebabkan gangguan aliran darah ke otak.
  3. Penyebab stroke adalah stres, penuaan, gaya hidup, dan keturunan.
  4. Stroke dapat terjadi pada usia remaja, produktif, dan usia lanjut.
  5. Sumbatan atau pecahnya pembuluh darah mengakibatkan stroke
Latihan Soal 3

Perhatikan teks A dan B berikut ini.
Teks A
(1) Suku Kubu di Jambi terkenal dengan kebiasaan hidup terisolasi dari kehidupan dunia luar. (2) Kebudayaan material suku Kubu juga masih sederhana. (3) Hal itu terlihat pada alat-alat rumah tangga, alat-alat bercocok tanam dan berkebun, serta pakaian sehari-hari. (4) Namun, suku Kubu juga mengenal kebudayaan rohani yang meliputi kepercayaan akan setan-setan dan dewa-dewa, adat kelahiran, perkawinan, kematian, pantangan/tabu, hukum adat, kesenian, dan bahasa yang khas. (5) Mereka masih menerapkan budaya berburu, sistem barter, dan bercocok tanam untuk kelangsungan hidup mereka. (6) Karena kebiasaan berpindah-pindah, mereka termasuk suku yang menganut sistem hidup seminomaden.
Teks B
(1) Suku Kubu terdiri atas suatu kelompok induk masyarakat terasing. (2) Mereka terdiri atas beberapa kelompok besar yang terbentuk karena sesama hubungan darah. (3) Suku ini biasanya berdiam di hutan rimba yang terpencil. (4) Daerah kekuasaan mereka dibatasi oleh bukit-bukit dan hulu anak sungai yang mengalir ke sungai yang lebih besar. (5) Wilayah tersebut menjadi daerah kekuasaan dalam berburu dan bercocok tanam. (6) Jika terdapat suku Kubu lainnya yang memasuki wilayah tersebut dan tidak memiliki hubungan darah, mereka dianggap melanggar daerah kekuasaan yang dapat memicu perkelahian dan perselisihan.

Diadaptasi dari: http://jadiberita.com/

Informasi manakah yang terdapat pada Teks A, tetapi tidak terdapat pada Teks B?
  1. Sistem religi suku Kubu.
  2. Tempat tinggal suku Kubu.
  3. Hal teritorial suku Kubu.
  4. Hubungan perkawinan suku Kubu.
  5. Mata pencaharian suku Kubu.
Latihan Soal 4

Kalimat manakah yang salah satu katanya ditulis secara tidak tepat?
  1. Peng-Indonesia-an kata asing dilakukan untuk memperkaya bahasa Indonesia.
  2. Bentuk yang disepakati lebih baik daripada bentuk segitiga yang diusulkan.
  3. Saat ini turis mancanegara telah banyak yang mengunjungi Lombok.
  4. Dalam menulis surat resmi kita harus melakukan kosakata baku.
  5. Setelah diujicobakan secara klinis, obat itu baru direkomendasikan tim.

Latihan Soal 5

Manakah kalimat yang tidak efektif?
  1. Agar sasaran tercapai dengan tepat waktu, diharapkan seluruh peserta berdisiplin.
  2. Akan tetapi, masih banyak persoalan yang harus dipikirkan jalan keluarnya.
  3. Untuk penyusunan laporan itu, saya dibantu oleh beberapa teman dari kelas lain.
  4. Karena permasalahan itu cukup pelik, menuntut penyelesaian secara interdisiplin.
  5. Memang, keharusan untuk mengikuti prosedur itu bukanlah hal mutlak.

Komentar

Postingan Populer